7 Ayat Al Quran yang Bisa Membuat Kaya Jika Diamalkan

1. Quran Surat Ar-Ra’d: 11

Allah SWT berfirman:

له معقبات من بين يديه ومن خلفه يحفظونه من أمر الله إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم وإذا أراد الله بقوم سوءا فلا مرد له وما لهم من دونه من وال (11

“Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan keluarkan Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat ditolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. “(QS Ar-Ra’d: 11)
 

Tafsir Surat Ar-Ra’d ayat 11 ini sebagai berikut:

Allah tidak akan mengubah keadaan mereka, selama mereka tidak mengubah kemahuran kemahuran mereka. Ada pula yang menafsirkan, karena Allah tidak akan mencabut nikmat yang diberikan-Nya, sampai mereka mengubah keadaan diri mereka, seperti dari iman ke kekafiran, dari taat ke maksiat dan dari syukur kepada kufur. Demikian pula raket mengubah keadaan diri mereka dari maksiat ke taat, maka Allah akan mengubah keadaanya dari sengsara kepada kebahagiaan.
Dengan mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik maka Allah SWT akan mendatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Merubah diri yang tadinya kufur menjadi taat adalah pondasi awal untuk meraih rezeki. Dengan adanya niat dan usaha untuk mengubah diri, pasti Allah SWT akan memudahkan kita untuk berubah ke arah yang lebih baik.

2. Quran Surat Al-Baqarah: 216

Orang-orang

“Diwajibkan atas kamu berperang, kamu berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Mau jadi kamu membenci sesuatu, usahakan itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu suka sesuatu, itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sementara kamu tidak tahu. “ (QS Al Baqarah: 216)
Seseorang yang ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan pasti akan kecewa. Lepas kita tidak tahu pasti apa itu sebenarnya baik atau buruk bagi kita. Berbaiksangkalah kepada Allah SWT karena hanya Dia lah yang tahu mana yang baik dan mana yang buruk bagi kita. Sesuai dengan surat Al Baqarah ayat 216 di atas itu kita tidak boleh membenci sesuatu hal, bisa jadi Allah sedang melakukan jalan keluar dari masalah-masalah yang sedang kita hadapi.
Jika kita mengamalkan ayat ini dalam usaha, insyaallah kita tidak mudah putus asa dan selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Semua hasil yang kita dapatkan akan disyukuri dengan sepenuh hati sembari bersabar dan harapan yang terbaik pasti datang dari Allah SWT.

3. Quran Surat Al Baqarah: 286

لا يكلف الله نفسا إلا وسعها لها ما كسبت وعليها ما اكتسبت ربنا لا تؤاخذنا إن نسينا أو أخطأنا ربنا ولا تحمل علينا إصرا كما حملته على الذين من قبلنا ربنا ولا تحملنا ما لا طاقة لنا به واعف عنا واغفر لنا وارحمنا أنت مولانا فانصرنا على القوم الكافرين ( 286

Allah tidak membebani seseorang dilatih sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala (dari kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat siksa (dari kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan Kami, janganlah kami hukum kami jika kami melakukan kesalahan atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan Kami, janganlah kamu membebani Kami Yang berat untukmu kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah kamu pikulkan kepada kami apa yang tidak bisa kita memikulnya. Ma’afkanlah kami; Ampunilah kami; Dan rahmatilah kami Engkaulah penolong Kami, maka tolonglah kami bertapa orang-orang kafir. “
Jelas dalam ayat diatas Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya. Yakinlah jika kita berpikir tidak mampu, maka itu hanya anggapan kita saja. Kita pasti sanggup menyanggupinya. Jangan kalah oleh pikiran negatif yang dengan mudah mengatakan tidak mampu untuk berusaha dan menjadi kaya.
Dengan mengamalkan ayat ini, seseorang yang berusaha dengan sungguh-sungguh selalu memiliki pikiran positif apa yang menjadi nya adalah yang sesuai dengan kesanggupannya. Dengan semangat ini segala macam dan akan terasa ringan dan mudah untuk melaluinya.

4. Quran Surat Al-Insyirah: 5 – 6

فإن مع العسر يسرا (5) إن مع العسر يسرا (6)

“5. Maka sesungguhnya bersama susah ada kemudahan. 6. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan“.
Tafsir surat Al-Insyirah ayat 5-6:
Ini adalah kabar gembira untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu setiap kali kalra kalanya, maka akan ada kalanya setelah itu, dan itu punah kesusahan yang Dia alami, maka setelahnya dia akan merasakan kemudahan. Oleh karena itu, sebelumnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam perasaan kesulitan dan penderitaan dari orang-orang kafir, selanjutnya tuhan tuhan dengan diberi-Nya kemenangan atas mereka.
Dengan mengamalkan kedua ayat diatas kita yang ada itu diciptakan berpasang-pasangan oleh Allah SWT. Begitu juga dengan kesulitan yang berpasangan dengan kemudahan. Seseorang yang menghadapi kesulitan dengan sabar dan penuh harapan Allah SWT sesuai dengan ayat diatas pasti akan mendatangkan kemudahan. Setiap usaha yang ditempuh dengan penuh sabar dan pasti akan membuahkan hasil.
Seseorang yang tidak sulit dia tidak akan mendapatkan kemudahan. Jika kita berharap sesorang yang mengatasi kesulitan, maka orang lain lah yang mendapatkan kemudahan. Kita tidak akan mendapatkan kemudahan dari kematangan, keterampilan, dan pengalaman yang menghasilkan. Baca ayat ke-6, ada kata “sesungguhnya”, sebuah kata atau penegasan akan kalimat sebelumnya.

5. Quran Surat Ath Thalaq: 2-3

 

فإذا بلغن أجلهن فأمسكوهن بمعروف أو فارقوهن بمعروف وأشهدوا ذوي عدل منكم وأقيموا الشهادة لله ذلكم يوعظ به من كان يؤمن بالله واليوم الآخر ومن يتق الله يجعل له مخرجا (2) ويرزقه من حيث لا يحتسب ومن يتوكل على الله فهو حسبه إن الله بالغ أمره قد جعل الله لكل شيء قدرا (3

 2. Maka sudah mereka singgah akhir iddahnya, Maka rujuklah mereka dengan baik Atau lepaskanlah mereka dengan baikDan persaksikanlah dengan dua orang yang adil Di antara kamuDan maulah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah itu disampaikan bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluarnya. 3. Dan Dia yang rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakkal kepada Allah, Niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah menjalankan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah melakukan pengaturan untuk setiap sesuatu. “

Dalam ayat ke 2 surat Ath-Thalaq Allah SWT akan membukakan jalan keluar bagi orang-orang yang bertakwa. Tafsir ayat ini adalah sebagai berikut:

Maka orang yang bertakwa kepada Allah dan mengutamakan keridhaan Allah dalam semua keadaannya, Allah Subhaanahu wa Ta’aala akan membalasnya di dunia dan akhirat. Di antara sekian balasannya adalah Allah Subhaanahu wa Ta’aala yang berisi jalan keluar dari setiap kesulitan dan kesempitan. Orang yang bertakwa kepada Allah, akan dibukakan jalan keluarnya, maka orang yang tidak bertakwa kepada Allah, akan terjatuh ke dalam kesempitan, yaitu belenggu yang sulit keluar dan lolos darinya. Dulu talak sebagai contohnya, karena jika tidak bertakwa kepada Allah dalam masalah talak, misalnya ia menjatuhkan talak dengan cara yang diharamkan seperti langsung tiga kali, maka dia pasti akan menyesal dengan penyesalan yang tidak dapat dikejar lagi.
Sementara dalam ayat ke 3 surat Ath-Thalaq Allah SWT akan mencukupkan keperluannya dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka kepada orang yang bertawakkal.
Kedua ayat ini memiliki perintah dari Allah SWT yaitu bertakwa dan bertawakkal. Dengan mengamalkan perintah pada ayat ini insyaallah kita tidak takut lagi akan kehabisan harta dan tidak takut lagi menghadapi kesulitan. Sesuai dengan janji Allah pada ayat diatas rezeki akan dicukupkan dan dibukakan jalan keluar dari masalah yang sedang kita hadapi.
Sumber: nrachmanbiz

 

 

Chat Admin
Hi, Ada yang bisa kami bantu? Chat kami via Whatsapp!
Powered by